Fungsi Reklame dan Pengertian Reklame

Fungsi Reklame dan Pengertian Reklame - Reklame adalah gambar yang gunanya untuk menyuguhkan maupun mempromosikan barang dagangan maupun jasa kepada masyarakat supaya tertarik untuk membeli ataupun mengkonsumsinya. Kata reklame berasal d…

Reklame adalah gambar yang gunanya untuk menyuguhkan maupun mempromosikan barang dagangan maupun jasa kepada masyarakat supaya tertarik untuk membeli ataupun mengkonsumsinya.

Kata reklame berasal dari bahasa Spanyol, yakni dari kata re yang berarti berulang-ulang, serta clamo yang artinya seruan. Reklame bisa dimaknakan sebagai seruan yang berulang-ulang di dalam rangka menyuguhkan barang dagangan maupun layanan kepada konsumen. Para pedagang ataupun penjual pada masa lalu memakai cara-cara dagang kayak ini.

Reklame yg baik bukan cuma berisi menarik perhatian khalayak ramai ataupun umum saja, tapi reklame yang baik juga perlu mampu menggerakkan tekad orang guna membeli ataupun menguasai barang ataupun layanan yang disampaikan.

Sesungguhnya reklame dengan iklan itu berbeda. Persamannya yaitu sama-sama mendapati peran dan tujunnya yg hampir sama. Perbedaannya ialah seumpama iklan biasanya berupa kalimat panjang bahkan tersedia yang juga yang berupa artikel, sedangkan reklame cuma berupa kalimat singkat yg disertai dengan gambar yg mencolok. umumnya iklan lebih tinggi dipasang pada media cetak (koran serta majalah) serta media elektronik (televisi, radio, film, internet). Reklame lazimnya dipasang memakai papan, spanduk, poster, leaflet, baliho, papan nama, brosur, serta tempat-tempat terbuka ataupun umum.

Fungsi Reklame

Kehadiran reklame sangat penting dalam dunia bisnis terutama untuk bisnis yang baru mulai berjalan. Reklame tidak hanya berfungsi menarik perhatian masyarakat umum yang melihatnya tetapi juga dapat menimbulkan keinginan untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa yang dipasarkan.

Berdasarkan Barata, terdapat 5 fungsi reklame yang penting. Fungsi pertama adalah memberikan informasi kepada konsumen mengenai profil perusahaan, produk atau jasa yang ditawarkan, dan lain sebagainya. Melalui reklame, konsumen bisa merasa lebih dekat dengan perusahaan tersebut.

Pengadaan reklame juga bisa ditujukan untuk iklan produk. Reklame untuk iklan biasanya menggunakan kalimat persuasif dengan harapan konsumen akan tertarik untuk membelinya di toko terdekat. Tidak hanya itu, reklame berisi produk juga berfungsi menciptakan kesan tertentu. Misalnya reklame untuk produk minuman diharapkan dapat meninggalkan kesan menyegarkan kepada konsumen yang melihatnya. Ditambah dengan kalimat persuasif dapat membuat konsumen ingin mencobanya.

Adanya informasi yang diberikan ke konsumen akan memberi kepuasan tersendiri karena terpenuhinya kebutuhan individu. Biasanya jenis informasi yang memunculkan kepuasan adalah informasi mengenai narahubung, lokasi, atau inovasi produk tersebut. Oleh karena itu, reklame yang baik seharusnya mencantumkan informasi dengan lengkap atau mengarahkan ke narahubung yang bisa memberikan informasi lengkap.

Untuk mencapai fungsi reklame tersebut, terdapat syarat reklame yang harus dipenuhi. Tujuannya untuk menarik perhatian konsumen yang disasar. Penempatan reklame juga harus tepat dan di lokasi strategis. Pemilihan kata atau ungkapan harus dipertimbangkan. Biasanya masyarakat akan lebih tertarik dengan bentuk reklame yang lucu atau unik. Selain itu, jenis, ukuran, dan ketebalan huruf harus tepat dan harus diprioritaskan mana informasi yang ingin ditonjolkan.

Pengertian Reklame

Reklame berasal dari bahasa Spanyol. Reklame terdiri atas 2 kata, yaitu re dan clamo. Kata re berarti berulang, sedangkan kata clamo berarti seruan. Jika dijadikan satu arti, maka reklame secara bahasa berarti seruan yang dilakukan berulang.

Berdasarkan Barata, reklame merupakan semua kegiatan untuk memberikan informasi atau ide mengenai barang atau jasa. Panji memberikan pendapat yang berbeda. menurut Panji, reklame juga merupakan kegiatan untuk memperkenalkan barang atau jasa. Semua kegiatan tersebut diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat umum mengenai barang atau jasa yang dimiliki.

Terdapat perbedaan antara reklame dan iklan meskipun keduanya memiliki tujuan dan fungsi yang sama. Reklame berisi kalimat singkat disertai gambar, sedangkan iklan biasanya menggunakan kalimat panjang atau bahkan dalam bentuk artikel. Perbedaan lainnya adalah penempatannya. Reklame dipasang dalam bentuk poster, spanduk, atau papan yang diletakkan di tempat umum dan banyak dilewati oleh orang. Di sisi lain, iklan banyak ditemukan di media elektronik seperti radio, internet, atau televisi dan media cetak seperti majalah atau koran.

Pengertian Reklame Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan pengertian reklame menurut para ahli.
– Barata (1988: 210)

Menurut Barata (1988: 210), reklame adalah aktivitas yg berujud menyodorkan informasi ataupun menyerahkan suatu ide, barang ataupun jasa, dengan maksud untuk menarik perhatian orang-orang berkenaan ide, barang maupun layanan yang diinformasikan tersebut.
– Panji (1990: 120)

Pengertian reklame menurut Panji (1990: 120) yakni setiap aktivitas yg berniat untuk memperkenalkan suatu barang maupun jasa maupun hal lainnya dengan maksud untuk menarik perhatian khalayak ramai.

Arti dari reklame

reklame/re·kla·me/ /réklame/ n pemberitahuan kepada umum tentang barang dagangan (dengan kata-kata yang menarik, gambar) supaya laku; iklan: bus-bus kota sering ditempeli --

Réklame Artinya: pemberitahuan kepada umum tentang barang dagangan (dengan kata-kata yang menarik, gambar) supaya laku; iklan
contoh: 'bus-bus kota sering ditempeli reklame'

Syarat-Syarat Reklame


Reklame yg baik serta benar kudu mencakup sebagian syarat berikut.

– Mencolok

Suatu reklame mesti kelihatan mencolok agar gampang untuk dipandang oleh khalayak ramai. supaya hadir mencolok, reklame harus mempunyai ukuran, penempatan, warna, tulisan serta gambar yang mecolok.

– Jelas, Singkat, serta gampang Untuk Dimengetahui

Kalimat yg dibutuhkan pada reklame harus jelas, singkat serta gampang di memahami oleh khalayak ataupun orang yang membacanya.

– Menarik

Reklame yang baik mesti mampu menarik khayalak umum. Oleh karena itu, reklame dibuat dengan menunggangi warna, ukuran, bentuk, serta warna yang mencolok.

– Jujur

Reklame yang baik mesti memuat pesan yang benar serta jujur dan enggak mengada-ngada.

– Dimanifestasikan Berulang-ulang

Hendaknya reklame dipasang berulang-ulang pada media cetak atau elektronik. Jika cuma dipasang satu kali belum niscaya semua orang bisa meninjau atau mendengarnya.

Andaikata kepingin dipasang satu kali saja, maka reklame wajib bisa di jangkau di dalam waktu yg lama. Selain itu, reklame mesti dipasang dikawasan yang strategis serta dapat dijangkau orang banyak.

Macam-Macam Reklame

Reklame adalah sebuah media periklanan besar, yang biasanya ditempatkan pada area yang sering dilalui, misalnya pada sisi persimpangan jalan raya yang padat.

Menurut Tujuan Pengadaannya

Menurut tujuan pengadaannya, reklame dibedakan jadi 2 macam, adalah :

1. Reklame Komersial
Apa yang dimaksud dengan reklame komersial? Reklame komersial yaitu jenis reklame yg diproduksi untuk kepentingan bisnis. Tujuan pembuatan reklame komersial yaitu untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.

2. Reklame Nonkomersial
Apa yang dimaksud dengan reklame  Nonkomersial? Reklame nonkomersial yakni reklame yang dikenakan untuk kepentingan komersial, yakni mengajak, menghimbau, serta menyampaikan informasi supaya bersedia atau mengikuti pesan yg disampaikan. Contoh reklame nonkomersial diantaranya ialah himbauan untuk tertib berlalu lintas, membayar pajak, donor darah, serta lain sebagainya.

Menurut Sifatnya

Menurut sifatnya, reklame dibedakan jadi berikut.

1. Reklame Penerangan
Reklame peenerangan ialah reklame yg informatif, artinya bersifat menyampaikan informasi kepada masyarakat.

2. Reklame Peringatan
Reklame Peringatan ialah reklame yang bernada mengingatkan kepada masyarakat pengguna jalan melalui gambar reklame. Contoh reklame peringatan : “Hati-hati sering timbul kecelakaan”.

3. Reklame Permintaan ataupun Ajakan
Reklame permintaan maupun ajakan yaitu reklame yg bernada meminta maupun mengajak warga masyarakat biar bersedia memenuhi permintaan maupun ajakan, mengajak masyarakat untuk peduli dengan sesamanya melalui gambar reklame. Contoh reklame permintaan :
  • “Setetes darah kamu menyelamatkan jiwa sesama.”
  • “Bantulah korban bencana alam.”

Menurut area Pemasangannya

Menurut lokasi pemasangannya, reklame bisa dibedakan jadi berikut.

1. Reklame Indoor
Reklame indoor yaitu reklame yg dipasang dalam ruangan. Gambar reklame indoor mendapati ukuran yang kecil ataupun sedang dengan bahan yg enggak harus tahan air serta sengatan matahari, kayak mobile, hanger, serta bahan kertas. Contoh reklame indoor : brosur, etiket, serta leaflet.

2. Reklame Outdoor
Reklame outdoor adalah reklame yg dipasang diluar gedung. Gambar reklame outdoor berbentuk besar dengan mengeksploitasi bahan tahan lama mengenai air serta sengatan matahari. Contohnya reklame outdoor : spanduk, baliho, papan nama, serta logo.

Menurut Media

Menurut medianya, reklame dibedakan jadi berikut.

1. Reklame Audio
Reklame audio ialah reklame yang diwujudkan melalui suara baik secara langsung atau enggak langsung.

2. Reklame Visual
Reklame visual ialah reklame yg diwujudkan di dalam bentuk gambar. Reklame visual terdiri dari :

3. Poster
Poster yaitu ragam gambar reklame yg berupa gambar bentuk barang ataupun objek dengan gambar huruf.

4. Spanduk
Spanduk adalah ragam gambar reklame yang berupa gambar huruf yg dibikin diatas kain mamanjang.

5. Plakat
Plakat yakni ragam gambar reklame yg berupa gambar bentuk barang ataupun layanan dari gambar huruf yng ditata pada kertas.

6. Etiket
Etiket ialah ragam gambar reklame yang berupa sebutan suatu produk barang dagangan serta disertai dengan keterangan.

7. Leaflet
Leaflet yakni ragam gambar reklame yg berupa gambar bentuk barang ataupun objek dengangambar huruf sebagai keterangannya.

8. Brosur
Brosur yakni ragam gambar reklame yang memakai huruf sebagai unsur utamanya.

9. Logo
Logo adalah ragam gambar reklame yang berupa simbol maupun lambang suatu fisik usaha kepunyaan negara ataupun swasta.

10. Papan Nama
Papan sebutan ialah ragam gambar reklame yg berupa gambar huruf serta gambar logo.

11. Baliho
Baliho adalah ragam gambar reklame yg berupa gambar bentuk barang maupun objek dengan gambar huruf yang berbentuk besar.

12. Reklame Audiovisual
Reklame audiovisual ialah reklame yang memakai media suara serta gambar.

Prinsip-Prinsip Menggambar Reklame

berikut merupakan prinsip-prinsip menggambar reklame.

– Komunikatif

Komunikatif adalah komunikasi antara dua bleah pihak yakni produsen serta konsumen.

– Aransemen

konfigurasi adalah letak gambar bentuk barang ataupun objek adanya penataan.

– Kesatuan

Kesatuan adalah saling menolong serta saling melengkapi.

– Pusat Perhatian

Pusat perhatian mempunyai unsur yang dominan serta diciptakan melalui perwarnaan yang kontras.

– Huruf Reklame

Bentuk dasar huruf reklame dibedakan jadi berikut.
  • Huruf sanserif, disebut juga dengan huruf gundul maupun huruf yg terdiri dari huruf kapital serta huruf minuskul.
  • Huruf serif.
  • Huruf yang digayakan yakni huruf yang proporsinya menyimpang dari proporsi serta bentuk huruf baku.
  • Spasi huruf yaitu jarak huruf yang satu dengan yang lainnya wajib sesuai serta seimbang.

Langkah-Langkah Menggambar Reklame

berikut merupakan langkah-langkah menggambar reklame.

1. Persiapkan Bahan serta Alat

Sebelum membikin reklame hendaknya kita menyiapkan terlebih dahulu bahan serta alatnya.

2. Pengaturan tata letak

Setelah menyiapkan bahan serta alat, kemudian aturlah konfigurasinya. tekstur yakni letak susunan bentuk barang ataupun objek.

3. Gambar Bentuk Barang maupun Objek Reklame

Gambarlah bentuk barang ataupun objek reklame yg akan dibuat.

4. Pewarnaan

Langkah terakhir di dalam menggarap reklame yakni pewarnaan. Reklame yang baik harus mampu membentuk orang tertarik untuk menunaikan pesan yang disampaikan. Untuk itu kita wajib memutuskan warna yg mencolok serta bisa menarik perhatian orang.

Apa tujuan reklame

Apa tujuan dari reklame?
- Untuk sekadar menyampaikan informasi
- Untuk menarik perhatian masyarakat
- Mengenalkan suatu produk kepada kalayak umum
- Mempengaruhi masyarakat untuk membeli suatu produk
- membikin kesan yang baik pada masyarakat agar berkenaan pada suatu produk

Reklame dikenakan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan, serta menyediakan produk. Reklame dibentuk menarik sehingga pembaca mau mengikuti anjuran ataupun membeli barang yang ditawarkan. tersedia berbagai jenis reklame di antaranya poster, iklan, plakat, spanduk, selebaran, baliho, buklet, serta lain-lain.

Reklame tersedia yang bersifat komersial serta nonkomersial. Komersial dikenakan oleh pedagang untuk menyediakan barang maupun produknya. Sedangkan nonkomersial dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat untuk melancarkan suatu hal, misalkan hidup bersih, hemat energi, serta lain-lain.

Reklame haruslah menarik. Hal-hal yang kudu diperhatikkan di dalam membuatnya yakni sebagai berikut.

1. Slogan terbuka serta gampang dimengerti.
2. Bahasa baik serta menarik dengan ukuran huruf yang sesuai.
3. Ilustrasi menarik serta gampang diingat.
4. Tata letak gambar serta tulisan baik.

Dalam pembuatan reklame gambar harus

Reklame adalah supaya suatu produk ataupun layanan bisa dipahami oleh masyarakat serta masyarakat mendapati cita-cita untuk membeli ataupun memakainya.

Reklame adalah alat untuk menawarkan, mempromosikan, memperkenalkan barang-barang hasil produksi maupun layanan kepada masyarakat dengan memakai gambar serta kata-kata yang menarik.

Tujuan didalam pembuatan reklame ialah supaya suatu produk maupun jasa bisa dipahami oleh masyarakat serta masyarakat mendapati kemauan untuk membeli ataupun memakainya.

Ciri-ciri reklame yang baik yakni :

📃 Jelas, Singkat, serta gampang dipahami. Reklame yang baik wajib memakai kalimat-kalimat yang singkat, terpantau jelas, dan bisa dengan gampang dipahami serta dicerna khalayak ramai.
📃 Menarik serta mencolok. Reklame yang baik mesti mempunyai desain warna serta bentuk yang mencolok, dan mendapati struktur yang menarik khalayak ramai.
📃 Jujur. Reklame yang baik mendapati pesan yang apa adanya serta enggak dibuat-buat.
📃 Digarap berulang-ulang. Reklame yang baik kudu dipasang berulang-ulang supaya semakin berjibun masyarakat yang mengerti pesan reklame tersebut.

Ragam contoh reklame antara lain :

📃 Poster.
📃 Spanduk.
📃 Brosur.
📃 Selebaran.
📃 Logo.
📃 Baliho.
📃 Embalase, dsb.

Dalam pembuatan reklame,gambar kudu di buat dengan rapi,berwarna,ukuran tulisan mesti benar, selain itu gambar mesti dibikin sesuai dengan barang yang di reklamekan.

Unsur - Unsur Yang mesti dipahami didalam Pembuatan Reklame

Beberapa unsur pembuatan yang diperlukan dalam pembuatan reklame untuk membentuk karya yang sesuai harapan. Berikut ini Unsur pembuatan reklame antara lain :

📃 Peringatan (banner) adalah kata- kata untuk menarik perhatian orang bagai panji - panji maupun bendera.
📃 Judul (head line) ditata singkat serta menarik.
📃 Penyinaran (flash) yang berperan untuk menonjolkan objek supaya jadi pusat perhatian.
📃 Teks (bodycopy) sebagai keterangan lengkap.
📃 Gambar penjelas (illustration) yakni gambar pokok yang berperan untuk mengartikan barang yang ditawarkan.
📃 Logo perusahaan (logotype) berupa lambang pabrik ataupun perusahaan yang membentuk barang yang direklame.
📃 Penutup kata (closing word) yaitu kata yang menyetop ungkapan reklame.

Andaikata membahas terhadap reklame erat kaitanya dengan tulisan ataupun gambar - gambar yang sudah didesain, sehingga di dalam pembuatan reklame di masa sekarang dengan teknik cetak mencetak ataupun yang ditutur dengan seni grafis ataupun seni grafika.

Seni Grafika
Seni grafika maupun seni grafis ialah seni cetak mencetak dengan cetak mencetak dengan mengeksploitasi media klise (alat pencetak) yang berupa bidang dua dimensi ataupun sering disebut sistem cap (semacam stempel).

Teknik grafika (cetakan) mendapati ciri keunikan artistik pada hasil pembekasan cetakan yang berbeda dengan goresan tangan langsung serta bisa mereproduksi di dalam jumlah banyak. Seni grafika meliputi berikut ini:

Seni Grafika Cetak Mekanis yang dibedakan jadi :
- Cetak tinggi, Contohnya stempel serta cukil kayu maupun wood cut.
- Cetak datar, Contohnya percetakan, offset serta mono print.
- Cetak dalam, Contohnya intaglio print serta etsa.
- Cetak tembus maupun saring, Contohnya stensil, sablon serta printing kain.

Seni Grafika Kimiawi
Seni grafika kimiawi (chemis) yaitu seni mencetak dengan klise film serta penyinaran di dalam afdruk contohnya fotografi serta lighdrunck.

Seni Grafika secara Listrik
Seni grafika secara listrik (electrostatic) yakni teknik pencetakan dengan engine serta memakai cahaya tenaga listrik, contohnya fotocopi serta cetak sinar laser.

Apa perbedaan reklame komersial dan nonkomersial

Apa perbedaan antara reklame komersial serta nonkomersial?
Reklame komersial yaitu iklan yang menyuguhkan barang serta jasa. Sedangkan Reklame non komersial umum disebut juga sebagai iklan sosial ataupun iklan pelayanan masyarakat.

Perbedaan antara reklame komersial serta non komersial adalah reklame komersial dikerjakan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan umumnya berkaitan dengan iklan barang maupun layanan sebentuk perusahaan. Sedangkan reklame non komersial ialah reklame yang dikerjakan dengan tujuan tak untuk memperoleh keuntungan secara bisnis melainkan untuk menghimbau, mengajak, menginformasikan sesuatu kepada orang banyak.

Pengertian reklame ditinjau dari asal kata merupakan berasal dari bahasa latin “re clamare” ataupun “re calmo” mendapati arti berulang-ulang serta “clamare ataupun clamo” mendapati arti berteriak. menjadi reklame bisa dialihbahasakan teriakan yang dimanifestasikan berulang-ulang dengan tujuan untuk mempromosikan, mengajak, mempengaruhi, menganjurkan, serta memberitahukan sesuatu.

Perbedaan antara reklame komersial serta non komersial ialah sebagai berikut:

📃 Reklame komersial ialah reklame yang dibangun dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan umumnya berkaitan dengan iklan barang ataupun layanan sebentuk perusahaan. Contoh: Iklan produk sabun mandi, iklan kendaraan roda empat yang terpampang di jalan raya, serta sebagainya.
📃 Reklame non komersial yaitu reklame yang dikerjakan dengan tujuan enggak untuk memperoleh keuntungan secara bisnis melainkan untuk menghimbau, mengajak, menginformasikan sesuatu kepada orang banyak. Contoh: poster Pekan Imunisasi Nasional, poster petunjuk cuci tangan yang benar, poster peringatan penaggulangan demam berdarah, serta sebagainya.

Kehadiran reklame baik komersial atau reklame non komersial mesti telah tak asing lagi. kamu sering meninjau reklame di surat kabar, televisi atau berupa baliho di pinggir jalan. Reklame komersial yakni jenis reklame yang paling biasa kita lihat terutamanya sebab berisi ajakan untuk membeli ataupun mencoba barang ataupun fasilitas jasa tertentu.

Berbeda dengan reklame komersial yang berniat untuk menyelidik untung. Reklame non komersial gak bertujuan untuk memeriksa cuan atau menawarkan barang serta jasa, melainkan untuk mengajak serta menghimbau masyarakat untuk menyelenggarakan sesuatu. Itu sebabnya iklan non komersial ini sering ditutur dengan iklan fasilitas masyarakat ataupun iklan sosial.

Contoh Reklame Non Komersial

Reklame non komersial mempunyai tujuan yang niscaya merupakan mengajak masyarakat untuk mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik (menurut pemasang iklan). Hal tersebut dapat kawan-kawan Transkerja.com lihat di sejumlah contoh iklan non komersial semacam iklan himbauan untuk berhenti merokok, iklan anti narkoba, iklan pemanasan global, iklan bijak pembayaran pajak, iklan keluarga berencana serta iklan sosial lainnya. Meski terkesan formal, iklan non komersial ini selalu memakai teks, bahasa, gambar serta tata letak yang menarik serta gampang dipahami oleh masyarakat.

Bentuk Reklame Non Komersial
Seperti halnya reklame komersial, reklame non komersial juga dapat dijumpai di dalam beberapa bentuk. sebagian bentuk iklan non komersial yang terkenal diantaranya :

1. Baliho
Reklame non komersial berbentuk baliho lazim kita lihat terpancang di tiang besar di tepi jalan, jembatan penyeberangan serta area strategis lainnya. Reklame ini berisi tulisan serta gambar informatif yang mengajak masyarakat menunaikan suatu gerakan ataupun menghimbau masyarakat. lazimnya reklame kayak ini bersifat semi permanen sehingga balihonya dapat diganti-ganti walaupun memakai tiang yang sama.

2. Brosur
Reklame non komersial berbentuk brosur diproduksi pada selembar kertas yang berisi informasi lebih rinci serta transparan tentang suatu ajakan gerakan tertentu. Ukurannya yang tak terlalu besar membikin brosur non komersial gampang disebarluaskan. umumnya brosur non komersial ini disebarkan di perempatan jalan, mall, warnet ataupun pusat keramaian lainnya.

3. Spanduk
Menjelang Pemilu lazimnya berjibun dipasang reklame non komersial berbentuk spanduk di pinggir jalan, gedung ataupun di gapura masuk suatu kampung. Baliho adalah reklame berisi informasi yang dirancang secara ringkas serta padat memakai kain serta dibentangkan di antara dua tiang ataupun dia pohon. Penempatan spanduk umumnya berada di lokasi strategis sehingga masyarakat dapat memperhitungkannya dengan mudah.

4. Poster
Reklame non komersial juga dapat dijumpai didalam bentuk poster yang ditempatkan di lingkungan strategis sehingga masyarakat gampang membacanya. Reklame berbentuk poster mendapati ukuran lebih gadang dari reklame berbentuk brosur cuma saja tak disebarkan melainkan ditempel di dinding.

Pembuatan reklame non komersial biasanya dilakukan oleh

Tujuan reklame non komersial yakni untuk menyerahkan penjelasan maupun pemberitahuan kepada masyarakat untuk mengikuti maupun melakukan isi pesan. Reklame bisa dialihbahasakan sebagai suatu upaya seseorang ataupun sekelompok orang untuk memperkenalkan barang, jasa, ide, maupun program dengan mengadakan propaganda maupun sebuah pengumuman didalam rangka untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Terdapat dua jenis reklame, merupakan reklame komersial yang berujud mempromosikan barang ataupun layanan kepada masyarakat. Reklame komersial juga mendapati tujuan efisien yaitu untuk memperoleh keuntungan kalau tersedia masyarakat yang tertarik untuk mengikuti promosi dari reklame tersebut. Kemudia reklame non komersial berujud untuk memberitahukan suatu pesan ataupun himbauan kepada masyarakat. Reklame non komersial umumnya dipasang oleh instansi tertentu, kayak himbauan tertib berlalu lintas, donor darah, serta lain sebagainya.
Newer Post Older Post Home Jasa Content Placement