Fungsi Proxy

Proxy memiliki berbagai fungsi dalam berinternet. Setiap fungsi sangat berpengaruh terhadap proses mendapatkan informasi dari internet dan penyampaian ke komputer pengguna. Saat ini, terdapat 3 fungsi utama proxy antara lain connecting sharing, filtering, dan caching.

Connecting sharing dapat diartikan sebagai perantara. Proxy merupakan pihak ketiga yang berdiri di antara data di internet dengan perangkat pengguna dan sebagai gerbang. Proxy menggunakan IP sebagai alamat awal dan tujuan pemberian data. Proxy juga berperan dalam menyambungkan jaringan lokal dengan internet secara bersamaan. Mudahnya, proxy mengambil data dari suatu alamat IP yang diketahui untuk ditujukan ke IP komputer pengguna.

Fungsi kedua yaitu filtering atau penyaringan. Proxy memiliki fitur firewall yang berfungsi memblok alamat IP berkriteria tertentu, misalnya tidak ingin dikunjungi. Adanya proses filtering membuat fungsi connecting sharing tidak berjalan dengan normal. Meskipun komputer pengguna memiliki alamat IP tujuan, adanya firewall mencegah data dari alamat IP tujuan memasuki komputer pengguna. Singkatnya, fungsi filtering diatur untuk menolak akses web tertentu. Penerapan fungsi filtering biasa ditemui dalam pemblokiran situs dewasa atau situs tertentu di ruang publik.

Fungsi terakhir yaitu fungsi caching. Fungsi caching bertujuan menyimpan data-data sementara dalam web yang telah dikunjungi selama berselancar di internet. Data yang tersimpan bermacam-macam, mulai dari query sampai permintaan akses oleh komputer pengguna. Jika cache dari suatu web telah tersimpan di proxy, maka proxy akan lebih cepat dalam mengakses web tersebut. Namun perlu diketahui bahwa penumpukan cache juga tidak baik untuk kapasitas penyimpanan di komputer pengguna. Jangan lupa untuk membersihkan cache secara rutin agar komputer pengguna dapat dijalankan dengan baik.

Pengertian Proxy

Proxy adalah sebuah server yang dapat menghadirkan layanan dengan meneruskan permintaan user ke server lain dalam internet. Definisi lain yang biasa digunakan adalah penghubung antara internet dan komputer. Tanpa adanya proxy, maka tidak akan ada internet yang terhubung dengan perangkat tersebut. Proxy juga merupakan pengendali dan pengawas setiap lalu lintas data dari internet yang masuk ke perangkat milik pengguna. Proxy diletakkan di antara aplikasi server dan aplikasi klien. Contoh aplikasi server adalah web, server FTP, dan lain-lain, sedangkan contoh aplikasi klien adalah browser, FTP klien, dan lain-lain.

Terdapat 3 kegunaan utama dalam penggunaan proxy. Pertama, proxy digunakan untuk memblokir situs. Kegunaan ini biasa diterapkan dalam jaringan internet publik seperti kantor. Menghindari akses dari beberapa situs dilakukan dengan memasukkan situs tersebut dalam daftar blacklist. Kegunaan selanjutnya adalah untuk menyembunyikan alamat IP. Hasil lacakan akan menyembunyikan pengguna dan memunculkan proxy server di halaman yang sedang dikunjungi. Kegunaan terakhir adalah untuk mempercepat proses berselancar di internet.