Shock Absorber Terbuat Dari Apa?

Shock absorber terbuat dari apa? Setiap produsen memiliki bahan unggulan sendiri sendiri dalam pembuatan shock absorber. Beberapa bahan bahan shock absorber diantaranya adalah polimer shock absorbing, polimer viskoelastik, polimer visco atau hanya polimer. Ada banyak bahan shock absorber lain yang tersedia seperti karet, neoprene, silikon, dll.

Memikirkan bagaimana kendaraan seperti mobil dan sepeda motor mendapatkan keseimbangan dan kontrol saat berkendara di jalan yang tidak rata, kamu pasti akan memikirkan shock absorbernya.

Shock absorber digunakan dalam berbagai aplikasi dalam kehidupan kita sehari-hari, tidak hanya di kendaraan. Namun, pada kendaraan seperti mobil dan sepeda motor, ini mengurangi efek perjalanan di jalan yang tidak rata, peningkatan kualitas pengendaraan, dan pengendalian kendaraan yang lebih baik.

Industri shock absorber tersedia dalam berbagai ukuran dan gaya untuk membantu mencegah pelepasan energi kinetik secara tiba-tiba dalam suatu sistem, untuk mengurangi potensi kerusakan.

Shock absorber Terbuat dari bahan apa?

Bahan utama shock absorber umumnya terbuat dari baja berkekuatan tinggi untuk menangani tekanan dari gaya hidrolik internal. Kebanyakan shock absorber mencapai karakteristik redamannya melalui penggunaan cairan hidrolik.

Cairan didorong oleh piston dan piston rod melalui lubang lubang kecil untuk menciptakan redaman, dan tindakan ini memampatkan beberapa jenis gas. Hal ini pada gilirannya menciptakan gaya pegas untuk mengembalikan rod kembali ke posisi awal ketika beban dihilangkan.

Agar lebih paham shock absorber terbuat dari apa? Simak juga komponen-komponen shock absorber berikut ini.

Shock Absorber Terbuat Dari Apa?

Komponen shock absorber

Karena peredam kejut digunakan dalam berbagai aplikasi, mereka berbeda dalam desain dan pengoperasian. Meski demikian, komponen-komponen mereka tetap serupa.

Shock absorber bertugas mengolah gerak bolak-balik piston untuk memberi maupun melepas tekanan pada fluida. Dengan demikian, guncangan pada bodi mobil akibat gaya dari luar dapat diminimalisir. Di bawah ini adalah komponen utama peredam kejut pada kendaraan:

Mounting:

Mounting atau dudukan shock breaker ini membantu mengamankan guncangan pada bodi kendaraan dan suspensi. Ini terdiri dari dudukan atas dan bawah dengan desain yang sama, berisi bagian berongga yang memungkinkan bushing dan baut dimasukkan.[img]https://i.imgur.com/pk5C7hy.jpg[/img]

Bushing:

Jadi jika ditanya apakah shock absorber terbuat dari karet? Maka jawabannya adalah ya. Karena salah satu komponen shock absorber terbuat dari karet atau urethane.

Bushing ini terletak pada mounting, biasanya terbuat dari karet atau urethane. Apa fungsi karet bushing shockbreaker? Bushing ini menyerap getaran dan memiliki bagian logam terpisah untuk mencegah kebisingan dan keausan. Bushing adalah salah satu komponen shock absorber yang bisa diganti.[img]https://i.imgur.com/Ms4auPi.jpg[/img]

Coil spring:

Tidak semua peredam kejut dilengkapi coil spring di bagian-bagiannya. Ini umumnya dikenal sebagai peredam kejut coil-over-shock atau spring coil shock absorber. Peredam dengan pegas koil terlihat seperti penyangga suspensi, orang dapat dengan mudah salah mengira mereka satu sama lain.[img]https://i.imgur.com/O0T2D8d.jpg[/img]

Silinder

Ini adalah tabung silinder yang bertindak sebagai badan peredam kejut. Ini terdiri dari minyak kompresi dan piston yang bergerak di dalamnya.

Piston

Fungsinya untuk menekan minyak shock absorber. Piston dapat memanipulasi volume silinder alhasil minyak shock absorber bisa menahan oksilasi.

Piston Rod

Piston Rod bertugas menghubungkan piston serta roda kendaraan. Saat roda menerima kejutan, piston rod akan menekan piston sehingga terjadi proses kompresi. Sedangkan saat roda melalui lubang, piston rod akan tertarik juga terjadi proses ekstensi pada shock absorser.

Piston Valve

Fungsi piston valve adalah menghubungkan serta memutus hubungan pada ruangan di atas piston serta di bawahnya. Konstituen yang jadi sekat dalam shock absorber. Piston valve dapat memperkecil lubang serta memperlambat aliran minyak shock absorser.

Fluida

Elemen yang satu ini bertugas untuk meredam oksilasi. Fluida lazimnya berbentuk cairan, tapi ada juga yang gas. Fluida merupakan pelumas untuk gesekan antar komponen, yang sanggup mengalih tugaskan oksilasi jadi energi panas dalam proses pengkompresian pada piston.

Apa yang dimaksud dengan shock absorber?

Shock absorber adalah perangkat mekanis atau hidrolik yang dirancang untuk menyerap dan meredam impuls kejut. Hal ini dicapai dengan mengubah energi kinetik kejutan menjadi bentuk energi lain (biasanya panas) yang kemudian dihamburkan.

Shock absorber karet atau rubber shock absorber adalah jenis yang paling umum, karena elastisitasnya yang tinggi dan tahan lama, kemampuan untuk menghilangkan getaran, guncangan, dan insulasi suara. Ini memiliki kemampuan untuk membentuk bentuk yang diperlukan dan memenuhi persyaratan kekakuan dan kekuatan. Karet peredam getaran memiliki beberapa fungsi redaman tertentu seperti kemampuan menyerap energi mekanik, terutama energi osilasi dengan frekuensi tinggi.

Pada kendaraan, peredam kejut mengurangi efek guncangan pada jalan berlubang atau tidak rata. Jalan berlubang atau tidak rata menyebabkan pengalaman berkendara yang buruk.

Dengan adanya shock absorber, ini meningkatkan kualitas berkendara dan penanganan kendaraan. Shock absorber menawarkan tujuan yang baik untuk membatasi gerakan suspensi yang berlebihan, dengan tujuan tunggal untuk meredam osilasi pegas. Katup minyak dan gas digunakan dalam penyerap semacam itu untuk menghilangkan energi berlebih. Tingkat atau kekuatan pegas ini ditentukan oleh produsen kendaraan berdasarkan berat kendaraan.

Penggunaan Shock Absorber

Shock absorber dapat dilihat dalam berbagai aplikasi dalam kehidupan kita sehari-hari karena mereka mendukung berbagai aktivitas yang dapat ditemui manusia. Mereka digunakan untuk jalan raya, jembatan, mobil, sepeda, sepeda motor, dan bangunan untuk menyerap dampak guncangan, gempa bumi, dan angin kencang.

Namun, aplikasi yang berbeda memerlukan jenis peredam kejut yang berbeda, yang dapat dibuat dari bahan yang berbeda. Yaitu peredam kejut karet tidak dapat digunakan pada kendaraan dan peredam kejut silinder tidak dapat digunakan di jalan raya. Berbagai jenis peredam memerlukan bentuk dan desain khusus agar sesuai dengan tugas yang dimaksudkan.

Fungsi Shock Absorber

Di bawah ini adalah fungsi shock absorber dalam berbagai aplikasinya:

  • Fungsi utama dari peredam kejut adalah untuk menyerap atau meredam kompresi dan pantulan pegas dan suspensi.
  • Membantu untuk mengontrol gerakan pegas yang tidak diinginkan dan berlebih
  • Membuat ban tetap bersentuhan dengan jalan setiap saat

Peredam kejut memastikan kontrol yang paling aman dan respons pengereman yang lebih cepat pada kendaraan.