Cara Mematikan Lampu ABS Pada Mobil

Cara Mematikan Lampu ABS Pada Mobil - Mungkin saja lampu peringatan Anti-lock Brake System pada dashboard ataupun panel kontrol mobil kamu menyala kendati rem didalam kondisi baik. Ini bisa terbentuk sampai-sampai setelah rem diperbaiki.…

Mungkin saja lampu peringatan Anti-lock Brake System pada dashboard ataupun panel kontrol mobil kamu menyala kendati rem didalam kondisi baik. Ini bisa terbentuk sampai-sampai setelah rem diperbaiki. Andaikata sobat memahami bahwa sistem ABS mobil dalam kondisi baik serta lampu masih menyala, sobat transkerja bisa melakukan sebagian langkah untuk menyetel ulang lampu tersebut. Macam mana cara mematikan lampu ABS pada mobil?


Masalah yang paling mungkin yaitu di sensor ABS, akan tetapi bisa juga ada keadaan sulit lain di rem atau sistem kelistrikan.


Cabut kabel positif dari aki kendaraan kemudian tahan pedal rem untuk mengalirkan sistem kelistrikan mobil. Ini bakal me-restart komputer utama. Sambungkan kembali kabel positif untuk memulihkan daya. Walaupun ini tidak sepenuhnya mereset lampu, mereka harus dimatikan selama seminggu.


Ganti sensor ABS tatkala lampu menyala kembali. Lepaskan kotak sensor yang dipasang pada poros roda juga lepas kabelnya, lalu sambungkan dan pasang sensor baru.


Hubungkan pembacaan kode OBD ke sistem diagnostik kendaraan kamu untuk memastikan penyebab lain dari lampu rem menyala. Cari kode terkait rem pada pembaca yang mengekspos bagian rem yang wajib diperbaiki atau diganti.


Bawa kendaraan ke bengkel mobil terdekat andaikan kamu tak memiliki akses ke kode OBD. Seorang teknisi dapat menggunakan alat ini untuk membaca permasalahan diagnostik pada kendaraan.


Waktu rem ABS bekerja, maka lampu khusus yang terlihat di panel indikator bakal menyala. Tetapi ketika lampu tersebut menyala secara terus menerus, maka mampu saja ada persoalan lain. Untuk tahu metode mematikan lampu ABS, terdapat sejumlah penyebab lampu ABS menyala secara terus menerus.


Penyebab Lampu ABS Menyala


  • Minyak rem mobil berkurang atau rendah.
  • Unit kontrol mengalami masalah
  • Pengecekan pada bagian bohlam standar
  • Speed sensor bermasalah
  • Masalah kabel di dalam sistem mesin
  • Kerusakan atau kegagalan dalam pemompaan
  • Kerusakan pada bagian solenoid

Cara Mematikan Lampu ABS Pada Mobil yang Terus Menyala


  1. Cek Sensor Lampu ABS
  2. Bersihkan Throttle Body
  3. Bawa ke Bengkel Resmi

Penyebab ABS Pada Mobil Rusak


Tidak ada yang akan terkejut bahwa unit ABS seperti itu terkadang rusak. Untungnya, masalah dengan sistem ABS mudah dikenali, karena hampir semua kasus lampu ABS akan menyala di dasbor. Namun, ada gejala lain yang menunjukkan bahwa sistem ABS rusak. Perhatikan, misalnya, pedal rem yang terus-menerus menyentak saat pengereman atau rem yang terus mengerem. Bahkan bisa terjadi sistem tambahan seperti ESP, ASR atau PSM mati total.


Masalah umum dari ABS yang rusak dapat memiliki beberapa penyebab. Salah satu penyebab terkenal yang sering dipamerkan adalah getaran, menyebabkan komponen tertentu kendor. Contohnya adalah, kabel pengikat yang terlepas dari PCB ABS-ECU.


Penyebab kedua adalah korsleting pada kabel. Kawat harness yang dipasang di mobil terus bergerak, misalnya karena permukaan jalan yang buruk. Ini menciptakan gesekan antara kabel, sehingga mengalami arus pendek. Juga, kadang-kadang terjadi bahwa kabel menyebabkan korsleting karena terlalu panas.


Penyebab ketiga yang jelas menjadi malapetaka bagi pengoperasian unit ABS adalah kelembaban. Mengekspos unit ABS ke hujan, dan air asin dari waktu ke waktu dapat menyebabkan unit berhenti bekerja. Ini terutama berlaku untuk mobil di mana ABS tidak dipasang dengan cara yang "dilindungi". Contohnya adalah Renault Espace IV. Di mobil ini, unit dipasang tepat di belakang bumper depan.


Mengemudi dengan lampu ABS yang menyala secara terus menerus tidak hanya berbahaya, kamu perlu membawa mobil ke bengkel resmi untuk melakukan perawatan dan perbaikan optimal pada mobil. Terutama mengatasi masalah lampu ABS yang terus menerus menyala.


Newer Post Older Post Home Jasa Content Placement