Fungsi Evaporator AC Mobil, Cara Kerja dan Perawatannya

Fungsi Evaporator AC Mobil, Cara Kerja dan Perawatannya - Peran Air Conditioner (AC) di mobil menjadi satu situasi yang sangat bernilai tidak terkecuali baik itu ketika situasi cuaca panas terik maupun musim hujan.Juga merupakan salah satu pertimbangan prim…

Peran Air Conditioner (AC) di mobil menjadi satu situasi yang sangat bernilai tidak terkecuali baik itu ketika situasi cuaca panas terik maupun musim hujan.Juga merupakan salah satu pertimbangan primer ketikaseseorang memilih membeli mobil.  


AC yaitu komponen bernilai yang tampil dari kendaraan, sebab tugasnya mendinginkan temperatur ruangan atau kabin. Tapi kudu diingat didalam AC itu sendiri termuat sejumlah elemen yang mesti dilindung juga dipelihara, satu di antaranya Evaporator.


Mobil dibuat dengan patronasi bermacam ragam komponen bernilai pendukung. Satu di antara komponen berarti ini merupakan evaporator AC mobil yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Perawatan yang baik ini niscaya bisa dijalankan dengan mengenal seputarnya secara rinci. 


Tentu saja ada berlimpah informasi berharga terkait komponen tersebut. Berawal dari fungsi evaporator, jenis-jenisnya, hingga metode kerjanya. Keadaan AC mobil pun menjadi lebih terjaga dan berkualitas berkat komponen ini. Untuk memahami info lengkapnya, simak keterangan berikut.


Fungsi Evaporator AC Mobil


Pada biasanya, peranan evaporator AC mobil adalah menyerap udara panas yang terdapat pada dalam kendaraan untukseterusnya dihembuskan jadi udara dingin. Didalam evaporator terbentuk pengkabutan pada ekspansi valve maupun katup ekspansi yangseterusnya disalurkan didalam evaporator didalam bentuk udara dingin pada sisi evaporator. Hembusan angin pada blower akan melewati  kisi evaporator dan akan mengangkat udara dingin yang menyejukan kabin mobil anda.


Blower di sini bertugas sebagai alat yang meneguhkan sirkulasi udara didalam kabin mobil melewati evaporator yang dingin ketika AC dihidupkan. Sebagai konstituen yang cukup penting, pastinya anda wajib tahu tentang fungsi evaporator pada AC kamu sehingga kamu akan mengenal jika ada sesuatu yang gak beres pada mobil anda.


Evaporator bertugas untuk mengeluarkan hawa sejuk dalam kabin kendaraan. Prinsip kerjanya sendiri kayak kulkas. Sekiranya penjelasan di atas terlalu rumit, sederhananya ialah evaporator menyerap hawa panas serta kemudian mengeluarkannya didalam bentuk udara dingin. Situasi ini kebalikan pada proses kondensor yang menyerap udara dingin juga mengeluarkan udara panas.


Evaporator Memastikan Kinerja AC


Fungsinya yang pertama merupakan memastikan performa AC apakah sudah benar atau tidak. Umumnya hal ini dapat dilihat dari udara yang dikeluarkannya.


AC yang mendapati permasalahan lazimnya tidak mengeluarkan hawa sejuk. Dengan begitu, sanggup disimpulkan kalau evaporator tidak berjalan normal.


Evaporator Mengubah Freon


Evaporator AC mobil juga mempunyai fungsi untuk membarui freon yang ditampungnya jadi udara yang dingin didalam bentuk uap.


Freon pun bakal dipompa serta bisa sekaligus menetapkan kecepatan AC didalam mendinginkan kendaraan. Sampai-sampai suhunya bisa menyentuh hingga 100 derajat Celcius.


Pada temperatur maksimum tersebut, maka freon pun juga mampu diarahkan mendatangi kondensor serta mencapai temperatur 60 derajat Celcius memakai bantuan dari cooling fan yang ada. 


Kemudian, freon cair pun dapat berubah jadi gas serta membawa hawa dingin pada kabin.


Evaporator Menyalurkan Sirkulasi


Sebagai penyalur udara dingin, maka evaporator juga berperan untuk menyalurkan sirkulasi udara. Sampai-sampai komponen ini mampu pula memfilter udara yang kotor jadi bersih, supaya bisa terhirup dengan aman oleh penggunanya. Keadaan ini tentunya menyerahkan kenyamanan pada penumpang.


Biasanya evaporator yang kotor menjurus mengganggu proses penyaluran panas dari udara, walhasil aliran sirkulasi pun menjadi terganggu. Situasi ini bakal sebabkan sistem pendingin pun menjadi tidak optimal juga membuatnya terkesan bau. Maka dari itu, pastikan untuk selalu merawatnya dengan baik.


Jenis Evaporator AC Mobil


Setelah memahami apa saja fungsinya, niscaya saja sobat transkerja wajib mengetahui lebih lanjut terhadap elemen satu ini. Kedapatan beberapa jenis evaporator AC yang harus diketahui. Berikut sebagian daftarnya.


Plat Fin


Jenis satu ini hadir dengan bentuknya yang pipih serta berbahan logam. Terlebih-lebih dengan adanya FIN maupun sirip yang dimilikinya, maka umumnya sudah tersusun sedemikian rupa supaya tampak sejajar. Fungsinya sebenarnya sama dengan evaporator AC lainnya, cuma saja tampilannya lebih menarik.


Serpentine


Selain Plat Fin, ada pula jenis evaporator AC mobil lainnya yakni Serpentine. Bentuknya sedikit melengkung serta menyerupai huruf S, sedangkan bentuk tabungnya pipih semacam evaporator pada biasanya. 


Drawn Cube


Terakhir ialah jenis evaporator AC Drawn Cube yang enteng ditemui di mana-mana. Ini mampu dikatakan sebagai evaporator yang paling umum. Bentuknya sungguh hampir mirip dengan Plat Fin, tapi sirip yang dimilikinya berbentuk lebih pipih dan berasal dari logam.


Disamping itu, bentuknya berlubang dan sangat bagus dimanfaatkan sebagai alat sirkulasi yang sanggup menghembuskan udara dari blower secara mudah. Nantinya, udara yang dihasilkan pun menjadi lebih dingin serta menyegarkan.


Cara Kerja Evaporator


Enggak melulu mengenal fungsi serta jenisnya, akan tetapi cara kerja evaporator wajib diketahui supaya nantinya teman-teman transkerja mengerti kalau berlangsung kesalahan di dalamnya. Kemudian bagaimana cara kerjanya? Teknik kerja komponen ini mengikuti macam mana freon bekerja di dalam sebuah sistem AC kendaraan.


Hal ini mampu diketahui asalkan freon mendapati tekanan serta diturunkan melalui katup ekspansi, maka nantinya suhu bisa turun hingga menyentuh di angka -30o C. 


Seterusnya lah, freon bakal menyemprotkan udara didalam saluran evaporator, hingga membikin butiran gas. 


Tidak sampai di situ, butiran gas tersebut akan menempel di dinding tup dan dihembuskan kembali melalui blower. Dari sinilah udara akan melewati sirip evaporator ataupun saluran tube jadi suhu dingin yang dapat dinikmati dalam mobil.


Bagaimana cara membersihkan evaporator?


Selain memahami bagaimana metode kerjanya, betul-betul disarankan pula untuk mengetahuiapa saja cara membersihkannya. Ini yakni bagian dari perawatan komponen tersebut. Berikut inilah langkah-langkah yang harus dilakukan.


Gunakan Cairan Pembersih


Hal pertama yang harus dilakukan merupakan dengan menyiapkan cairan pembersih yang difokuskan untuk evaporator. Niscaya menggunakannya cukup aman dan tidak akan merusak komponen, alhasil membuatnya senantiasa awet. 


Ambil Filter AC mobil Baru


Jangan lupa mengganti filter AC untuk meniadakan segala debu dan kotoran yang berapit pada komponen. Juga lakukan penyemprotan cairan pembersih dan pastikan pula blower masih terpampang dengan benar.


Bersihkan Bagian Lain


Usahakan pula membersihkan bagian dari evaporator yang lain, mulai dari ventilasi AC mobil dan sejenisnya dengan bersih. Selepas itu, barulah dapat dikeringkan memakai lap bersih juga kering.


Pastikan kalau semuanya udah dibersihkan dengan benar sebelum nantinya dipasang kembali. Buat pembersihan memakai kain bersih pada bagian lain secara menyeluruh.


Bila perlu, bersihkan pada bagian yang enggak terlihat ataupun sela-sela evaporator yang mungkin saja membangkitkan bau tak sedap. Sirkulasi udara pun nantinya menjadi lebih baik dan segar. 


Pasang Kembali


Langkah terakhir didalam membersihkan evaporator AC yaitu dengan memasangnya kembali pada daerah yang sama. Untuk mengeceknya apakah pemasangan udah benar, maka sanggup dengan metode menyalakan AC kendaraan. Apabila sudah benar, maka udara dingin mampu tersalurkan didalam kendaraan.


Akibat Evaporator Tidak Dibersihkan 


Evaporator AC kendaraan memiliki peranan yang amat penting di dalam menunjang keadaan sirkulasi udara dalam mobil. Asalkan tidak pernah dibersihkan, maka debu juga kotoran bakal menempel. Dengan begitu, ini akan membuatnya menjadi bermasalah dan dapat menyebabkan kerusakan.


Ada sejumlah gejala serta kendala yang dapat didapat apabila evaporator mendapati kerusakan. Pertama, sensor untuk suhu suhu enggak stabil alhasil pipa AC bakal diselimuti oleh es. Sedangkan hal lainnya merupakan sirkulasi udara pun menjadi tidak lancar kayak sebelumnya. 


Untuk menghindarinya, maka pastikan selalu membersihkannya secara rutin. Bila perlu, penyewaan jasa untuk melakukannya. Lazimnya setiap kali mobil sudah berjalan lebih dari jarak 20.000 km haruslah menemukan maintenance yang tepat supaya tidak mendapati permasalahan tertentu. 


Pemeliharaan dan pengecekan yang teratur di bengkel dapat menghindarkannya dari berbagai macam permasalahan, mulai dari suhu terlalu panas, hingga enggak bisa menyalurkan udara dengan baik. Itulah sebabnya, pastikan memperhatikannya lebih baik lagi. 


Sebagai satu di antara komponen utama, evaporator pada AC mobil tidak akan lepas dari dilema. Situasi sulit yang kerap tumbuh pada evaporator yaitu kebocoran. Konstituen yang berperan mendinginkan freon yang disemprotkan dari expansion valve ini jadi kurang berperan ketika ada bagian yang bocor. Freon justru banyak yang terbuang melalui lubang kebocoran. Kabin kendaraan pun tak akan terasa dingin.


Cara mengenal kebocoran pada evaporator adalah harus dibongkar juga diberi tekanan udara sambil direndam di dalam bak air, apabila bocor bakal terlihat gelembung-gelembung udara. Teknik pengecekannya hampir mirip dengan cek bocor pada ban mobil.


Apabila udah terlanjur mendapati kerusakan maka maka seharusnya bawalah kendaraan ke bengkel terdekat yang bakal memberikan layanan terbaiknya. Konsultasikan pula tentang pemeliharaan yang betul dan bagaimana meninggalkan agar keadaan ini tidak timbul lagi.


Itulah keterangan lengkap berkenaan fungsi, jenis, hingga cara kerja evaporator AC mobil yang harus diketahui. Pastinya sangat bermanfaat mempelajari elemen satu ini supaya bisa menghandel permasalahan yang mungkin tumbuh terhadapnya. Pastikan pula selalu mengecek kondisinya secara rutin. 


Newer Post Older Post Home Jasa Content Placement