Beragam Transmisi Mobil Juga Kekurangan dan Kelebihannya

Beragam Transmisi Mobil Juga Kekurangan dan Kelebihannya - Ragam transmisi kendaraan tambah bervariasi seiring tumbuh kembang teknologi dan inovasi pada mobil itu sendiri. Bermacam ragam perseroan otomotif terus berlomba untuk menciptakan inovasi biar mobil …

Ragam transmisi kendaraan tambah bervariasi seiring tumbuh kembang teknologi dan inovasi pada mobil itu sendiri. Bermacam ragam perseroan otomotif terus berlomba untuk menciptakan inovasi biar mobil mereka memerankan yang terdepan.


Transmisi mobil pula memiliki fungsi berharga untuk menyerahkan ketenteraman dalam berkendara. Selanjutnya, transmisi juga ikut andil didalam pemakaian bahan bakar yang pragmatis.


Umumnya, orang sekedar mengenal dua jenis transmisi mobil, merupakan transmisi manual juga otomatis. Sebaliknya masih terdapat sejumlah bentuk transmisi yang lainnya.


Nah, berikut ini transkerja mau mencoba menyampaikan informasi berkenaan ragam transmisi yang tersedia di kendaraan dan apa saja kekurangan dan kelebihan masing-masing.


Fungsi Transmisi Mobil


Sebelum memahami jenisnya, ketahui dahulu mengenai peran pada transmisi kendaraan. Girbok atau transmisi pada mobil sebenarnya mempunyai tugas untuk mengirim tenaga yang dihasilkan mesin.


Tapi sesungguhnya enggak melulu itu saja. Terdapat sejumlah peranan padatransmisi, salah satunya yaitu untuk membawa tenaga mesin alhasil kendaraan sanggup bergerak maju juga mundur. 


Manfaat kedua dari transmisi pastinya mampu bikin mesin mobil hidup walaupun posisinya netral atau parkir.


Fungsi lain yang harus diketahui ialah mengubah energi yang dihasilkan mesin sesuai kebutuhan. Contohnya transkerjaan kepingin menambah kecepatan, otomatis bakal memindahkan gigi untuk pindah ke 2, 3, 4, serta seterusnya.


Walaupun mobil itu menggunakan transmisi otomatis sekalipun, tentu bisa dipindahkan giginya. Ini jadi fungsi transmisi yang sebenarnya jarang dipahami oleh melimpah orang.


Jenis Transmisi Mobil


Transmisi mobil secara umum ada dua jenis, yaitu transmisi manual dan transmisi otomatis. Transmisi otomatis sendiri ada beberapa jenis. Berikut rincian lengkapnya:


Transmisi Manual


Jenis transmisi pertama yang ada merupakan manual. Transmisi mobil manual mampu dibilang menjadi satu di antara yang terfavorit, malahan bagi berjibun orang di dunia.


Transmisi mobil manual mempunyai sistem yang diatur oleh pengendara itu sendiri. Menjadi perpindahan gigi gak diatur oleh komputer, melainkan pengendara itu sendiri.


Mau meberawal dari gigi berapapun, itu seleksian dari pengendara. Transmisi manual juga memiliki bagian yang cukup simpel. 


Sampai detik ini masih melimpah orang yang membeli mobil manual.


Kelebihan Transmisi Manual

  • Harga kendaraan dengan transmisi manual lebih murah
  • Pemeliharaan lebih mudah
  • Biaya perawatan cenderung terjangkau
  • Punya sensasi lebih sporty

Kekurangan Transmisi Manual

  • Penggunaan kurang praktis karena perlu injak kopling
  • Butuh penyesuaian atau pengalaman berkendara untuk melibas medan ekstrem atau tanjakan
  • Di keadaan lalu lintas macet kaki pengemudi dapat lebih cepat pegal
  • Tidak sanggup diinjak terus menerus maupun bermain setengah kopling

Transmisi Otomatis Konvensional


Jenis kedua merupakan transmisi otomatis dengan bentuk konvensional. Transmisi jenis ini cara kerjanya masih menggunakan torque converter.


Tenaga mekanik yang ditimbulkan oleh mesin akan diubah jadi energi kinetik. Torque converter inilah yang nantinya bakal menyalurkan energi ke driveshaft.


Transmisi AT dengan torque converter juga sama semacam manual. Sudah ada sedari dulu di dunia otomotif dan dinilai jadi satu di antara transmisi yang cukup favorit.


Kelebihan Transmisi Otomatis Konvensional

  • Cukup responsif
  • Bisa lebih menyokong performa mobil
  • Penggunaan lebih simpel

Kekurangan Transmisi Otomatis Konvensional

  • Konsumsi bahan bakar lebih boros
  • Model sudah ketinggalan zaman
  • Butuh pemeliharaan yang lebih secara khususnya oli matik

Transmisi Otomatis CVT


Lalu ada juga transmisi otomatis dengan kata Continuous Variable Transmission (CVT). Transmisi jenis ini memakai pulley juga memang lebih fokus kepada konsumsi bahan bakar.


Transmisi matik CVT umumnya terdapat sepasang pulley yang mengikuti putaran mesin mobil. Pulley ini disambungkan dengan sabuk baja untuk menggerakkan.


Transmisi CVT pun kini semakin terkenal sebab konsumsi bahan bakar yang dipicu oleh mobil bisa lebih baik dibanding torque converter. 


Kelebihan Transmisi Otomatis CVT

  • Perpindahan gigi lebih halus dibanding transmisi matik lain
  • Lebih nyaman digunakan
  • Suara mesin gak bising
  • Konsumsi bahan bakar lebih irit
  • Putaran mesin sanggup terjaga dengan baik

Kekurangan Transmisi Otomatis CVT

  • Lemot saat dikendarai
  • Tak sesuai untuk mereka yang suka ugal-ugalan
  • Penggantian oli wajib ditunaikan berkala
  • Kurang oke saat kendaraan melewati tanjakan tajam

Transmisi Dual Clutch (DCT)


Jenis transmisi mobil lain ialah dual clutch transmission maupun DCT. Transmisi jenis ini adalah transmisi manual yang diotomatisasi.


Serasi dengan namanya, DCT yakni jenis transmisi yang memakai dua unit kopling ganda. Komputer ataupun ECU lah yang nantinya menanggulangi langsung perpindahan gigi.


Kedua kopling ini juga bertanggungan atas gigi yang berbeda. Satu untuk gigi ganjil serta satunya lagi untuk gigi genap alhasil perpindahan sanggup lebih sigap.


Di Indonesia, jenis transmisi DCT sememangnya cukup jarang didapati dan kurang disukai. Lazimnya mobil yang menggunakan transmisi DCT yakni kendaraan pabrikan asal Eropa.


Kelebihan Transmisi DCT

  • Akselerasi responsif ala mobil sport
  • Nikmat dikendarai untuk ugal-ugalan
  • Meningkatkan kinerja mobil
  • Perpindahan gigi cepat

Kekurangan Transmisi DCT

  • Bobot transmisi cukup berat
  • Jika rusak budget perbaikan dapat sangat besar
  • Kurang nyaman bila dipakai di kemacetan

Transmisi AMT


Lalu jenis transmisi lainnya ada Automated Manual Transmission (AMT) yang sanggup dibilang kembali dipopulerkan oleh Ignis sejumlah tahun lalu.


Transmisi jenis ini memang memakai type manual yang diproteksi dengan kopling kering dengan pergerakan kopling yang bekerja otomatis.


Sayangnya, melimpah rakyat Indonesia enggak famliar dengan transmisi satu ini alhasil banyak orang merasa bila perpindahan gigi AMT terasa aneh.


Padahal cuma karena belum terbiasa saja. 


Kelebihan Transmisi AMT

  • Harga transmisi gak mahal
  • Dimensi tidak terlalu besar
  • Responsif untuk dikenakan di perkotaan
  • Dapat memanfaatkan mode manual
  • Biaya perbaikan murah

Kekurangan Transmisi AMT

  • Delay saat pergantian gigi
  • Kurang nyaman ketika melebihi kemacetan
  • Cenderung gak bisa mengeluarkan tenaga mobil

Jenis transmisi mobil yang sudah disebutkan di atas adalah yang ringan didapati di Indonesia. Dari seluruh jenis di atas, mana transmisi mobil favorit kamu?


Newer Post Older Post Home Jasa Content Placement