List Istilah Pada Komponen AC Mobil Berikut Fungsinya

List Istilah Pada Komponen AC Mobil Berikut Fungsinya - AC kendaraan roda empat berperan sebagai pengatur suhu ruangan dalam kabin mobil. Dengan adanya sistem AC pada mobil ini, maka suhu ruangan serta temperatur udara didalam kabin dapat diatur sesuai de…

AC kendaraan roda empat berperan sebagai pengatur suhu ruangan dalam kabin mobil. Dengan adanya sistem AC pada mobil ini, maka suhu ruangan serta temperatur udara didalam kabin dapat diatur sesuai dengan hasrat pengendara.

Hal ini tentu saja akan menambah kenyamanan selama berkendara terlebih lagi saat cuaca panas serta untuk tujuan berkendara jarak jauh. Didalam penerapannya, setidaknya tersedia 4 tugas ac kendaraan beroda empat yang sanggup kita ketahui, adalah:

  1. Mengontrol Temperatur udara serta menghasilkan udara sejuk didalam ruang kabin mobil
  2. Mengontrol sirkulasi udara serta membendung masuknya udara kotor yg berasal dari udara luar ke didalam kendaraan
  3. Mengontrol kelembaban udara dan mempercepat hilangnya embun yang berapit pada kaca kendaraan beroda empat saat berkendara di waktu hujan.
  4. Memurnikan udara (purification) dengan memakai filter kabin khusus.

Sebagai semacam sistem, ac kendaraan beroda empat terdiri dari berjibun bagian yang juga mendapati beragam fungsi. Apa saja komponen AC kendaraan roda empat ini serta apa tugas dari masing-masing komponen ac kendaraan roda empat tersebut ?

Berikut akan kami sampaikan nama-nama komponen ac mobil berikut fungsi-fungsinya, simak informasinya bawah ini.

1. Refrigerant / Freon

Refrigerant pada komponen ac mobil ini kerap di sebut freon. Refrigerant yakni komponen ac mobil yg berperan sebagai zat pendingin berbentuk gas cair khusus yang disirkulasikan didalam saluran sistem ac mobil.

Refrigerant / freon inilah yg akan melahirkan suhu dingin untuk kemudian suhu yang dingin ini di hembuskan ke seluruh bagian didalam kabin kendaraan beroda empat sehingga suhu ruangan didalam kabin juga jadi dingin.

Refrigerant akan menyerap panas pada suhu rendah serta menolak panas pada suhu yg lebih tinggi. Saat ini, diperoleh beberapa tipe refrigerant yg dimanfaatkan dalam sistem AC mobil sepeti tipe R12, R22, serta R134a yg kini semakin berlimpah dimanfaatkan pada kendaraan terbaru karena dianggap lebih ramah lingkungan.

2. Kompresor AC

Kompresor ac berperan untuk memompa serta menekan freon supaya freon dapat mempunyai tekanan serta bisa bersirkulasi ke seluruh sistem ac mobil. Tekanan yg diciptakan oleh kompressor ac ini dapat membawa dampak molekul freon jadi lebih rapat. Akibatnya freon akan berubah wujud jadi cair sehingga proses ekspansi dapat ditunaikan dengan gampang serta lancar.

Kompresor ac terhubung dengan crankshaft pulley di mesin. Kompresor ac menggunakan putaran machine untuk dibutuhkan sebagai tenaga putar yg akan memompa freon dengan memakai piston dalam kompresor ac.

Piston-piston didalam kompresor ac ini akan bergerak serta berputar mengikuti putaran machine sehingga bisa menghisap freon yang mengalir dari didalam evaporator yang mendapati tekanan serta temperatur rendah, untuk kemudian disalurkan kembali berupa gas yg bertekanan serta bertemperatur tinggi berangkat ke kondensor AC.

Kompresor ac juga memerlukan minyak pelumas khusus kompresor AC yg bertugas untuk melumasi komponen-komponen di dalam kompresor ac sekaligus memperlancar kerja kompresor.

3. Magnetic clutch

Magnetic clutch bertugas untuk memutus serta menghubungkan tenaga putar dari machine ke kompressor ac dengan menggunakan induksi elektromagnetik. Magnetic clutch ini dipasang dibagian depan kompresor ac dekat dengan pulley kompressor.

Magnetic clutch mempunyai pressure plate (plat penekan) yg terhubung dengan poros kompressor ac. Sedangkan disisi lainnya ada suatu coil yang dipakai untuk mendatangkan kemagnetan yg dibutuhkan untuk menarik pressure plate supaya terhubung dengan pulley kompresor ac.

Ketika saklar magnetic clutch terhubung, maka akan muncul kemagnetan didalam magnetic clutch coil. Akibatnya, kemagnetan yg muncul akan menarik pressure plate sehingga terhubung dengan pulley kompresor ac.

Ketika pressure plate terhubung dengan pulley kompressor ac, maka poros kompresor ac akan berputar serta merealisasikan tekanan pada freon yang bersirkulasi didalam sistem ac.

Begitu pula sebaliknya, ketika saklar magnetic clutch terputus, maka kemagnetan akan hilang serta kompresor ac berhenti berputar sekalipun pulley kompresor ac masih berputar mengikuti putaran mesin.

4. High pressure hose / selang tekanan tinggi

High pressure hose pada komponen ac mobil ini berperan sebagai saluran yg akan mengalirkan freon cair bertekanan tinggi dari kompressor ac mendatangi ke kondensor ac, receiver /dryer, hingga ke expansion valve.

Umumnya High pressure hose / selang tekanan tinggi ini mempunyai diameter yang lebih kecil dibanding selang low pressure. Hal tersebut berniat supaya freon bertekanan dapat sampai ke bagian expansion valve yg akan bertugas untuk memermak freon cair jadi kabut.

5. Kondensor

Kondensor adalah komponen ac mobil yang berperan untuk mentransmigrasikan panas dari didalam freon mendatangi ke udara bebas. Prinsip kerja yg dimanfaatkan oleh kondensor ini mirip dengan cara kerja radiator, merupakan panas yg tersedia pada freon dialirkan melalui sirip-sirip pendingin (fins).

Pada kondensor inilah berlangsung perubahan pada zat pendingin / freon, yang awalnya berupa gas bertekanan tinggi, maka setelah melewati kondensor ac ini, freon akan berubah jadi zat cair. Pristiwa ini dipahami dengan istilah kondensasi.

sehingga peristiwa kondensasi dari freon ini dapat timbul dengan sempurna, maka kondensor kerap dipasang pada bagian depan kendaraan supaya aliran udara saat mobil berjalan dapat membantu lebih berjibun proses pendinginan kondensor.

Kipas kondensor yakni kipas yg dimanfaatkan menghembuskan angin pada kisi-kisi kondensor untuk mempercepat proses kondensasi freon dalam kondensor. Kipas kondensor ini diletakkan dekat kondensor serta menghembuskan anginnya mendatangi ke kisi-kisi kondensor. Umumnya, kipas kondensor ini memakai motor listrik yang dkontrol secara elektronik.

7. Receiver/ Dryer

Dryer yakni komponen ac mobil yg di letakkan setelah kondensor. Dryer biasanya berbentuk tabung yang pada bagian atasya termuat lubang kaca untuk memantau suasana freon didalam saluran sistem ac.

Selain itu, dalam dryer termuat komponen-komponen penyaring berupa filter kasa serta silika gel yg masing masing berperan untuk menyaring kotoran serta uap air. menjadi secara garis besar, Dryer mempunyai sebagian peran transenden yaitu :

  • Area untuk menampung freon cair sebelum disalurkan ke evaporator
  • Menyaring kotoran serta partikel halus yang terbawa bersama freon cair
  • Menyerap kandungan uap air yang tersedia didalam freon,

8. Expansion valve

Expansion valve pada komponen ac kendaraan roda empat berperan untuk mengonversikan freon cair yg datang dari dryer untuk di ubah jadi bentuk kabut melalui proses spraying mendatangi ke evaporator.

Proses pengabutan ini akan timbul akibat aliran freon yang terhambat akibat mengecilnya saluran pada expansion valve sehingga akan menambah tekanan freon. Ketika freon cair keluar dari saluran kecil berangkat ke ruang dengan volume lebih besar, maka molekul freon akan merenggang. Akibatnya tekanan jadi lebih rendah serta freon berubah wujud menyerupai kaya kabut gas.

Selain itu, expansion valve juga bertugas untuk mengatur banyaknya jumlah freon yg dialirkan ke didalam evaporator sesuai dengan jumlah yg diperlukan oleh sistem ac.

9. Evaporator

Evaporator pada komponen ac kendaraan beroda empat berperan untuk melepaskan suhu dingin ke udara bebas yg terkandung didalam freon, dimana freon yang mengalir ini berasal dari expansion valve serta telah berwujud gas. cara kerja evaporator berbanding terbalik dengan metode kerja kondensor yaitu, bila kondensor melepas panas dari freon ke udara, maka evaporator melepas dingin ke udara bebas.

Evaporator mempunyai bentuk semacam kondensor tapi lebih kecil serta disesuaikan dengan konstruksi sistem ac pada kendaraan roda empat tersebut. Evaporator juga mempunyai core serta fin yg berperan untuk mengalirkan freon sekaligus menyokong freon untuk melepaskan suhu dingin ke udara melalui fins (kisi-kisi) evaporator.

Evaporator ini bertempat dibagian di dalam kabin kendaraan roda empat yg dipasang dekat dengan blower serta terhubung dengan kisi-kisi AC melalui saluran-saluran udara. Ketika blower berputar, maka udara dingin yang keluar dari evaporator akan berhembus melalui kisi-kisi ac.

10. Blower

Blower ini merupakan komponen ac mobil yg berfunsgi untuk menghembuskan udara dingin dari evaporator mendatangi ke kisi-kisi ac. Kecepatan hembusan angin pada blower ini dapat diatur oleh pengemudi sehingga udara dingin yg dihembuskan kedalam kabin juga dapat diatur sesuai dengan hasrat melalui tombol-tombol pengatur ac mobil.

Blower AC ini terdiri dari motor blower, kipas blower, resistor blower, serta casing. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca pada ulasan tugas blower ac mobil.

11. Low pressure Hose / selang tekanan rendah

Low pressure Hose pada komponen ac kendaraan roda empat bertugas untuk menyalurkan freon berwujud gas tekanan rendah dari evaporator kembali ke kompresor.

Berbeda dengan high pressure hose, low pressure hose / selang tekanan rendah ini mendapati diameter yang lebih besar serta cenderung lebih tahan bocor hal ini dikarenakan low pressure hose cuma menampung freon bertekanan rendah saja.

12. Modul pengatur suhu

Modul pengatur suhu ini yakni komponen ac mobil yang paling sering kita lihat dalam kabin mobil. Jenisnya tersedia dua, tipe tombol kovensional serta model tombol digital. Modul pengatur suhu ac ini terintegrasi ke seluruh sistem serta pengaturan suhu ac mobil.

Modul pengatur suhu ini dapat kita kenakan untuk menggarap beraneka macam pengaturan pada sistem ac kaya pengaturan suhu udara, pengaturan kekencangan hembusan angin hingga arah hembusan angin yg sesuai dengan keinginan kita.
Newer Post Older Post Home Jasa Content Placement