Mengenal Keampuhan Tanaman Herbal Didalam Menangkal Penularan Virus Corona

Menjaga kesehatan tubuh yakni cara yang penting untuk meninggalkan persebaran virus corona. Salah satu tekniknya yaitu dengan mengonsumsi beberapa tanaman obat herbal kaya jahe, serai, kunyit, temulawak yang sanggup meluputkan penularan virus Corona.

Praktisi Herbal serta Peneliti di B2P2TOOT Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Danang Ardiyanto mengungkap bahwa tanaman-tanaman herbal berguna untuk meninggikan potensi tubuh sehingga memudahkan siapa saja terhindar dari paparan virus apa saja, termasuk corona.

"tetapi, saya perlu garisbawahi serta tekankan, tanaman obat bukan untuk mengobati Virus Corona, tetapi benar-benar untuk pencegahan. Bukan hanya untuk (pengobatan) Virus Corona didalam hal ini," kata Danang saat dihubungi Health Liputan6.com.

Tanaman Obat Herbal untuk Mengobati Virus Corona

Danang mengungkapkan bahwa dia pun ikut dikirimi utas kabar tersebut. cuma saja yang dia terima, tanaman obat herbal itu untuk menyembuhkan Virus Corona.

"Secara general, secara biasa, bisa meluaskan keampuhan tubuh, bukan untuk mengobati," katanya.

Secara lazim, ketika mengonsumsi jamu ataupun tanaman obat herbal secara rutin, kapasitas tubuh pun jadi kuat. tak praktis bagi virus apa pun untuk masuk ke di dalam tubuh.

"Bukan hanya Virus Corona didalam hal ini. Kayak flu lazim beserta kelelahan, kunci utamanya," kata Danang.

PHBS Lebih Ampuh Cegah Virus Corona

Lebih lanjut, Danang mengingatkan bahwa mengonsumsi suplemen maupun jamu dari tanaman herbal cuma jadi salah satu poin saja.

Akan tetapi, perilaku hidup bersih beserta sehat (PHBS) yakni hal paling primer yang mesti dilantaskan agar terhindar dari Virus Corona.

"Mencuci tangan, jangan pegang muka, serta PHBS lainnya yg paling penting," katanya.

"Kalau minum jamu, dapat saja dibutuhkan untuk upaya pencegahan, tetapi tidak secara untuk pengobatan Corona," ujarnya.

Danang menyebut bahwa hingga saat ini racikan herbal itu belum diselenggarakan uji klinis ke manusia. Walau begitu, sudah terdapat penelitian yg menyampaikannya dapat meluaskan kepiawaian tubuh.