Fungsi Supplier dan Pengertian Supplier

Fungsi  Supplier

Supplier memiliki fungsi yang sangat penting untuk keberlangsungan rantai perdagangan. Secara umum, fungsi supplier adalah mengadakan barang dan jasa untuk individu atau perusahaan. Ketersediaan barang dan jasa harus terus ada supaya usaha pihak lain yang membutuhkan dapat terus berjalan.

Supplier juga harus memastikan bahan atau jasa yang dijajakan tidak kosong. Jumlah barang atau jasa bisa ditentukan dari permintaan pihak lain yang membutuhkan. Selain itu, jumlah barang atau jasa yang disediakan bisa diperkirakan melalui penjualan sebelumnya. Supaya supplier tidak kehabisan barang, supplier harus menyediakan stok buffer yang dapat digunakan untuk berjaga-jaga jika terdapat pesanan mendadak.

Selain memastikan kuantitas, kualitas dari barang dan jasa tersebut juga harus dijaga supaya pihak lain dapat menghasilkan produk jadi yang baik. Kualitas barang dapat dikontrol melalui penyimpanannya. Supplier yang menyediakan barang harus menyediakan tempat penyimpanan yang sesuai. Supplier harus memperhatikan kondisi seperti suhu, kelembaban, dan parameter lainnya yang dapat berpengaruh terhadap barang. Kualitas barang juga dapat dijaga melalui penanganan yang tepat.

Supplier yang menyediakan jasa juga harus menjaga kualitas dengan melakukan monitor dan evaluasi secara berkala. Kritik dan saran dari konsumen juga akan diminta. Hasil monitor dan evaluasi tersebut akan dijadikan pertimbangan untuk melakukan kegiatan suplai selanjutnya.

Tidak hanya menyediakan barang dan jasa, supplier juga harus menyediakan pengiriman ke pihak lain yang memesan. Proses pengiriman harus dilakukan dengan baik dan dapat menjaga barang tetap berkualitas sampai ke tangan pihak yang memesan. Waktu pengiriman juga harus tepat sesuai perjanjian antara supplier dan konsumen.

Pengertian  Supplier

Dalam dunia perdagangan, terdapat beberapa pihak yang menjalankan siklus perdagangan. Salah satunya adalah supplier atau pemasok. Supplier merupakan pihak yang menyediakan barang atau jasa dalam jumlah besar dengan harga grosir secara berkesinambungan kepada individu atau kelompok yang membutuhkannya. Supplier juga merupakan pihak yang menyediakan bahan baku untuk perusahaan lain yang nantinya akan menjual produk jadi.

Barang atau jasa yang disediakan oleh supplier tidak dimaksudkan untuk dijual melainkan digunakan sebagai penunjang usaha. Artinya barang atau jasa yang disediakan oleh supplier akan diolah sehingga membentuk barang atau jasa baru. Keberadaan supplier dalam dalam rantai suplai sangat penting karena menjamin berlangsungnya kegiatan produksi dan distribusi.

Banyak orang menganggap supplier sama seperti distributor. Nyatanya, supplier berbeda dengan distributor. Distributor hanya menyalurkan produk jadi kepada penjual lain yang menjual ke konsumen akhir secara eceran. Sehingga secara teknis perbedaan supplier dan distributor terletak pada barang yang disediakan dan pihak yang membeli barang mereka. Misalnya supplier menyediakan kelapa sawit untuk pabrik minyak sawit sedangkan distributor menyalurkan minyak sawit ke konsumen individu.