Fungsi Emigrasi

Fungsi dasar dari emigrasi bagi individu (personal) adalah mencari kenyamanan dalam hidup. Dengan melakukan perpindahan domisili dari suatu negara ke negara yang lain, tentunya ada suatu perubahan yang positif yang akan terjadi dalam hidup emigran tersebut. Perubahan positif ini di antaranya adalah penghasilan yang lebih besar, taraf hidup yang lebih baik, dan juga pergaulan dan kehidupan sosial yang lebih menyenangkan.

Sedangkan fungsi dari program emigrasi yang dilakukan oleh pihak pemerintah suatu negara di antaranya adalah untuk meningkatkan hubungan baik di antara kedua negara yang melakukan emigrasi.

Kedua negara juga bisa saling bertukar tenaga kerja dan juga ahli-ahli di bidangnya masing-masing dengan program emigrasi ini. Inilah alasannya mengapa program emigrasi masih dijalankan oleh banyak negara hingga hari ini.

Program emigrasi juga sering dilakukan oleh orang-orang yang baru saja pensiun. Mereka ingin menghabiskan sisa hidup di negara yang mereka selama ini ingin tinggali. Misalnya saja, seorang WNI sudah bekerja berpuluh-puluh tahun di Indonesia.

Setelah pensiun, ia memutuskan pindah dan menetap di Australia di mana ia merasa suasananya lebih menyenangkan dan pas untuk menghabiskan masa tua. Hal ini menunjukkan bahwa emigrasi juga memiliki fungsi untuk memberikan kesempatan bagi individu untuk mencari kenyamanan di masa tuanya.

Pengertian Emigrasi

Emigrasi adalah proses perpindahan atau relokasi seseorang dari satu negara ke negara lainnya secara permanen. Proses ini mirip dengan imigrasi, namun secara umum imigrasi dipandang sebagai proses perpindahan skala lokal (masih satu negara) sedangkan emigrasi jangkauannya sudah lain negara. Emigrasi saat ini dipandang sebagai hal yang wajar dan lumrah, apalagi di jaman modern seperti sekarang.

Ada banyak hal yang membuat orang melakukan emigrasi. Banyak emigran (sebutan untuk orang yang beremigrasi) yang tertarik untuk melakukan proses ini karena ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik di negara lain.

Beberapa faktor pendorong yang membuat orang ingin meninggalkan negara asalnya dan pindah ke negara lain di antaranya adalah kurangnya lapangan pekerjaan atau peluang untuk berwirausaha. Selain itu faktor seperti ketidakamanan, intoleransi, kurangnya kebebasan, dan kurangnya peluang pendidikan juga bisa menjadi faktor pendorong emigrasi.

Sedangkan untuk faktor penarik emigrasi, atau faktor yang membuat seseorang tertarik untuk datang ke suatu negara lain dan tinggal atau menetap di sana di antaranya adalah banyaknya kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan atau menemukan pekerjaan dengan gaji tinggi.

Selain itu, adanya program kesejahteraan, fasilitas hidup yang baik, dan kebebasan berpolitik juga menjadi faktor penarik bagi emigran. Banyak pula emigran yang pindah ke suatu negara lain karena suhu atau iklimnya lebih hangat. Jadi, perbedaan iklim juga bisa menjadi faktor penarik emigrasi.