Kenali ciri-ciri sederhana penyakit lupus yang harus anda ketahui - Penyakit lupus adalah penyakit autoimun kronis yang dapat merusak bagian tubuh manapun yang menyebabkan inflamasi atau pembekakan pada organ-organ penting dalam tubuh. "Kronis" berarti tanda dan gejala cenderung bertahan lebih lama dari enam minggu dan seringkali berlangsung selama bertahun-tahun.

Penyakit lupus, menandakan ada yang tidak beres dengan sistem kekebalan tubuh, yang merupakan bagian tubuh untuk melawan virus, bakteri, dan kuman. Biasanya sistem kekebalan tubuh kita menghasilkan protein yang disebut "antibodi" yang melindungi tubuh dari penyerbu ini.

"Autoimun" berarti sistem kekebalan tubuh Anda tidak dapat membedakan antara penyerbu asing ini dan jaringan sehat tubuh Anda. Akibatnya, ia menciptakan autoantibodi yang menyerang dan menghancurkan jaringan sehat. Autoantibodi ini menyebabkan peradangan, nyeri, dan kerusakan di berbagai bagian tubuh.

Penyakit lupus ini sering menyerang usia remaja hingga 30 tahun. Selain itu, penderita penyakit lupus biasanya memiliki gejala yang berbeda-beda yang membuat penyakit lupus menjadi sulit untuk di indentifikasi.

Karena gejala dari penyakit lupus mirip dengan gejala penyakit lainnya, beberapa para ahli telah mengungkapkan ciri sederhana yang bisa Anda kenali. Berikut adalah ciri-ciri gejala penyakit lupus yang harus Anda ketahui.

Kenali Ciri-Ciri Sederhana Penyakit Lupus yang Harus Anda Ketahui

Kenali Ciri-Ciri Sederhana Penyakit Lupus yang Harus Anda Ketahui

Demam yang terus berlanjut

Gejala pertama yang muncul dari penyakit lupus adalah, munculnya demam ringan yang terjadi tanpa alasan, dengan suhu sekitar 36 hingga 38 derajat selsius. Demam dengan tingkat rendah tersebut harus diwaspadai karena dapat menjadi gejala ringan peradangan, dan infeksi.

Kerontokan rambut

Rambut rontok dengan tidak wajar terjadi pada beberapa penderita lupus. Hal itu terjadi akibat peradangan di daerah kulit kepala. Sehingga kerontokan yang di alami bersifat perlahan. Selain itu kerontokan rambut juga terjadi pada kumis, jenggot, alis, hingga bulu mata.

Sering merasa lelah berlebih

Lebih dari 16.000 kasus penyakit lupus dilaporkan setiap tahunnya di seluruh dunia. Sekitar 90 persen penderita lupus sering mengalami rasa lelah yang berlebihan. Jika sebagian orang melakukan tidur siang dapat menambahkan energi, para penderita Lupus butuh tidur siang yang berlebihan sehingga akan membuat si penderita mengalami Insomia di malam hari.

Munculnya warna kemerahan pada tubuh

Gejala yang paling mudah di kenali bagi penderita lupus adalah munculnya ruam kemerahan berbentuk kupu-kupu pada wajah, sekitar 50 persen penderita lupus menunjukkan gejala ini, ruam kemerah tersebut biasanya muncul setelah terkena paparan sinar matahari.

Lupus juga dapat menyebabkan rasa gatal di daerah lainnya, namun jarang bagi penderita lupus merasakan gatal pada tubuhnya. Penderita lupus lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari, dan sinar lainnya sehingga seringkali penderita lupus mengalami perubahan warna pada tangan dan kaki setelah terkena paparan sinar matahari.

Rasa mulas dan buang air terus menerus

Gejala berikutnya adalah rasa mulas, dan diikuti dengan keinginan buang air besar terus menerus.

Radang ginjal

Penderita lupus sering kali berujung pada peradangan ginjal. Peradangan ginjal ini menimbulkan gejala seperti pembengkakan pada bagian bawah paha dan kaki, perdarahan saat berkemih, sering berkemih di malam hari, hingga nyeri luar biasa pada perut bagian dalam.

Mulut dan mata kering

Penderita lupus sering mengalami mata dan mulut kering akibat berkurangnya sistem kekebalan tubuh yang menyerang kelenjar liur dan mata.