Sponsored links
Memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women's Day 2017)
Foto via: https://www.google.co.id
Hari ini adalah hari Perempuan Internasional (International Women's Day 2017), dan di hari ini Anda akan melihat halaman google dengan gambar seorang gadis kecil bersama neneknya. Google hari ini sedang memperingati hari perempuan internasional (international women's day 2017) melalui fitur slideshow Google Doodle yang akan mengajak Anda melihat ke masa lalu untuk merayakan beberapa pelopor perempuan yang membuka jalan untuk para perempuan hari ini.

Transkerja mencoba merangkum pesan dari Google Doodle dimana seorang gadis kecil yang neneknya mengatakan padanya, sebuah cerita pengantar tidur terbaik yang pernah ada: kisah yang dikumpulkan dari 13 wanita yang luar biasa. Dia kemudian mengunjungi wanita tersebut dalam imajinasinya, membawa kita bersama pada sebuah perjalanan dari lingkaran dunia.

Meskipun beberapa wanita dipamerkan di Google Doodle hari ini, masing-masing membuat tanda dengan caranya sendiri. Mereka mengejar berbagai profesi dan gairah dan berasal dari berbagai latar belakang dan negara. Bahkan, semua perempuan ini telah ditampilkan dalam Doodles individu di masa lalu, tetapi sering hanya di negara asal mereka. Jadi hari ini Google Doodle mengambil kesempatan untuk berbagi cerita dengan semua orang.

Setelah semua bagian dari semangat asli Hari Perempuan Internasional: memberikan suara untuk perempuan yang mungkin tidak didengar. Semuanya dimulai pada tahun 1908, ketika sekelompok wanita berkumpul di New York City untuk menuntut upah yang adil, kondisi kerja yang lebih baik, dan hak untuk memilih. Komitmen mereka untuk kesetaraan memicu peristiwa serupa di negara lain. Pada tahun 1911, Hari resmi pertama Perempuan Internasional unjuk rasa diadakan di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss. hari sekarang diamati dalam berbagai negara dan dengan banyak cara.

Dalam ulasan memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women's Day 2017). Transkerja.com akan mengulas tentang sosok aktivis buruh perempuan fenomenal di Indonesia yang memperjuangkan hak-hak buruh untuk memperoleh kesejahteraan di tempat kerja. Sosok perempuan ini merupakan simbol pencari keadilan bagi kaum buruh dan juga mengingatkan kita pada sejarah kelam kekejaman para kapitalis pengusaha yang dengan teganya mengakhiri hidup karyawati itu.

Siapakah wanita itu? Wanita itu adalah "Marsinah".

Marsinah adalah seorang aktivis dan buruh pabrik di wilayah Porong, Sidoarjo, Jawa Timur yang diculik dan kemudian ditemukan tak bernyawa pada 8 Mei 1993 setelah menghilang selama tiga hari. Mayatnya ditemukan di hutan di dusun Jegong, desa Wilangan dengan tanda-tanda bekas penyiksaan berat.

Kasus Penculikan dan pembunuhan Marsinah secara kasat mata bukan perkara kriminal biasa. Kasus ini berlatar belakang unjuk rasa di pabrik arloji tempat bekerja Marsinah, menuntut perbaikan upah dan kondisi kerja. Sebelum jasad Marsinah ditemukan tergolek mengenaskan di pinggir hutan jati Wilangan di Nganjuk, almarhum tampil gigih memperjuangkan 13 rekan sekerjanya yang di-PHK di kantor Kodim Sidoarjo seusai unjuk rasa.

Tragedi Marsinah sampai saat ini masih membekas di hati para pejuang kesejahteraan kaum buruh nusantara. Terlebih lagi mengingat dalam proses pengadilan kasus marsinah, Mahkamah Agung Republik Indonesia membebaskan para terdakwa dari segala dakwaan (bebas murni), yang telah menimbulkan ketidakpuasan sejumlah pihak.

Bagi kami sosok marsinah adalah sosok pejuang sejati yang memperjuangkan kesejahteraan kaum buruh sampai titik darah penghabisan. Dan mengingat hari ini adalah hari Perempuan Internasional (International Women's Day 2017), tak ada salahnya jika kita mengingat masa-masa perjuangan buruh perempuan yang satun ini. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak silahkan cek disini.

ADVERTISERMEN

Sedang Trends Terkait: Memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women's Day 2017)